Bhabinkamtibmas Jombok Dalam Merespon Permasalahan Warganya

60 views

Polres Trenggalek – Jum’at (1/12), Bhabinkamtibmas Jombok Bripka Sarwanto menanggapi laporan warganya Samidi, dusun gading, desa Jombok. Adanya permasalahan yang dihadapi, pihaknya dalam memberikan pemecahan masalah Bhabinkamtibmas menyampaikan akan dilkasanakanya problem solving yang menghadirkan para pihak yang terlibat dalam masalah.

 

 

” Tadi sudah Kami telofon dari pihak desa Jombok membenarkan adanya warganya yang Bernays Samidi, dari informasi yang kami terima dari pihak kepala dusun mendapatkan poin -poin permasalahan dari pihak keluarga Samidi. Melalui waktu kedepanya akan mempertemukan dari pihak adik kandung dan keponakanya untuk mendapatkan solusi permasalahan yang ada, kita upayakan bersama perangkat desa untuk membantu penyelesaian, ” Kata Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek membenarkan menerima laporan Samidi.

 

 

Berawal dari kedatangan Samidi lelaki (70) yang ke Mako Polsek Pule Polres Trenggalek, yang diterima regu Jaga piket Mako Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Lateni. Yang akan melaksanakan tugas serah terima penjagaan dengan KSPKT B Aiptu Dewi Hari, selanjutnya mempersilahkan mengenai hal yang dihadapi oleh Samidi sebagai bahan informasi awal. Dari mendengarkan keterangan sepihak dari Samidi, KSPKT Aiptu Lateni menyerahkan dalam Serah terima, yang kemudian diberikan kepada Bhabinkamtibmas desa Jombok dengan tujuan permasalahan yang salami merupakan permasalahan Keluarga. Kalau dimungkinkan bisa tidak sampai lanjut, peran Bhabinkamtibmas memang diperlukan dalam perkara ringan yang terjadi pada warganya.

 

 

Menurut yang disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek desa Jombok akan Secepatny melakukan Problem Solving dengan Konsep pendekatan restorative justice merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri. Mekanisme tata acara dan peradilan pidana yang berfokus pada pemidanaan diubah menjadi proses dialog dan mediasi untuk menciptakan kesepakatan atas penyelesaian perkara pidana yang lebih adil dan seimbang bagi pihak korban dan pelaku.
 

Restorative justice itu sendiri memiliki makna keadilan yang merestorasi, apa yang sebenarnya direstorasi? Di dalam proses peradilan pidana konvensional dikenal adanya restitusi atau ganti rugi terhadap korban, sedangkan restorasi memiliki makna yang lebih luas. Restorasi meliputi pemulihan hubungan antara pihak korban dan pelaku. Pemulihan hubungan ini bisa didasarkan atas kesepakatan bersama antara korban dan pelaku. Pihak korban dapat menyampaikan mengenai kerugian yang dideritanya dan pelaku pun diberi kesempatan untuk menebusnya, melalui mekanisme ganti rugi, perdamaian, kerja sosial, maupun kesepakatan-kesepakatan lainnya.

Posting Terkait