Ipda Sanusi, SH Sampaikan Hasil Sosialisasi Fidusia

61 views

Polres Trenggalek – ” Kemarin telah dilaksanakanya sosialisasi tentang adanya jaminan fidusia di Polres Trenggalek, yang turut dalam kegiatan termasuk saya sendiri dan Kanit Reskrim Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Subagyo, SH. Dengan penanganan barang eksekusi berupa barang yang telah didaftarkan pada fidusia, pihak finence harus menyertakan sertifikat barang fidusia yang akan diambil, ” Kata Waka Polsek Pule Polres Trenggalek Ipda Sanusi, SH dalam mengambil apel pagi, Jum’at (22/12).

 

Disampaikanya juga pengalaman dari wilayah Polres lain, yang melaporkan adanya eksekusi yang dilaporkan salah satu pengacara ke Polda Jatim adanya cacat hukum dalam eksekusi yang dilakukan. Sangat disayangkan adanya eksekusi barang fidusia tanpa adanya sertifikat barang fidusia yang didaftarkan, akan mengakibatkan permasalahan baru yang lebih rumit. Adanya fakta yang pernah ada pada eksekusi fidusia, dari pihak finance mendaftarkan barang fidusia setelah terjadinya permasalahan.

 

” Dari pihak kepolisian yang akan membantu pelaksanaan eksekusi fidusia, harus adanya dasar surat dari finance yang disampaikan kepada pimpinan wilayah untuk selanjutnya akan dibuatkan surat penugasan mendampingi pelaksanaan eksekusi fidusia,” tambah Waka Polsek Pule Polres Trenggalek Ipda Sanusi.

 

Barang fidusia Sesuai dengan arti kata ini, maka hubungan hukum antara debitur (pemberi fidusia) dan kreditur (penerima fidusi) merupakan hubungan hukum yang berdasarkan kepercayaan. Pemberi fidusia percaya bahwa penerima fidusia mau mengembalikan hak milik barang yang telah diserahkan, setelah dilunasi utangnya. Sebaliknya penerima fidusia percaya bahwa pemberi fidusia tidak akan menyalahgunakan barang jaminan yang berada dalam kekuasaannya.

 

Pranata jaminan fidusia sudah dikenal dan diberlakukan dalam masyarakat hukum Romawi. Ada dua bentuk jaminan fidusia, yaitu fiducia cum creditore dan fiducia cum amico. Keduanya timbul dari perjanjian yang disebut pactum fiduciae yang kemudian diikuti dengan penyerahan hak atau in iure cessio. Dalam bentuk yang pertama atau lengkapnya fiducia cum creditore contracta, yang berarti janji kepercayaan yang dibuat dengan kreditur, dikatakan bahwa kreditur akan mengalihkan kepemilikan atas suatu benda kepada kreditur sebagai jaminan atas hutangnya dengan kesepakatan bahwa kreditur akan mengalihkan kembali kepemilikan tersebut kepada debitur apabila utangnya sudah dibayar lunas.

 

Posting Terkait