Kapolsek Pule Hadiri Kegiatan Festival Budaya Desa Dan Bazar Produk 2017

70 views

Polres Trenggalek – Minggu (26/11), dalam Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Kementerian desa terus berupaya mengoptimalkan program Generasi Sehat Cerdas (GSC) di setiap daerah. Gerakan di tingkat desa tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memastikan pemenuhan layanan dasar yang berkualitas di tiap desa untuk terwujudnya desa mandiri.

 

 

Seperti kegiatan yang bertempat di simpang lima Kasrepan, desa Jombok. Dalam mendukung kualitas ditiap desa dalam mendukung pelayanan dasar antara lain bertujuan meningkatkan kesejahteraan bagi warga masyarakat Desa guna mempercepat perwujudan kesejahteraan umum dilaksanakan Festival seni dan budaya desa serta bazar produk 2017.

 

 

Kegiatan yang memasuki hari terakhir pelaksanaan kegiatan, yang sejak dibuka kemarin. Mengundang unsur Muspika Pule yang termasuk dari Polsek Pule Polres Trenggalek yang dihadiri langsung Kapolsek Pule Iptu Suraji, SH, MH beserta ketua Ranting Bhayangkari Pule, yang duduk secara sejajar dengan Camat Pule Joko Santosa dan Komandan rayon militer 0806/10 Pule Kapten Karim.

 

 

Rangkaian acara awal dalam kegiatan Festival Seni dan Budaya desa serta bazar Produk 2017 dihari terakhir adanya kegiatan jalan sehat dan dilanjukan dengan undian door prize kupon jalan sehat. Dan dalam kegiatan terakhir adanya pertunjukan seni jaranan turonggo yakso yang dipentaskan di simpang lima kasrepan.

 

 

Sebelum kegiatan undian dilaksanakan para pengunjung dihibur dengan acara musik elekton yang menampilkan para penyanyi lokal, kegiatan berlangsung aman dan meriah menjelang pengundian sebuah hadiah televisi warna dan yang paling ditunggu-tunggu undian satu ekor Kambing yang telah dipersiapkan panitia.

 

 

” Kita mendukung kegiatan dalam rangka kampanye GSC dengan menampilkan seni dan produk dari desa di Pule, harapanya dengan adanya festival seperti ini masyarakat akan menggeliat kesejahteraanya dan diikuti dengan situasi Kamtibmas yang aman, ” Kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH, MH saat dikonfirmasi dilokasi kegiatan.

 

 

Melalui diprioritas desa untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang disepakati dalam Musyawarah Desa. Kebutuhan pembangunan meliputi, tetapi tidak terbatas pada kebutuhan primer, pelayanan dasar, lingkungan, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa.

 

 

Yang dimaksud dengan “tidak terbatas” adalah kebutuhan pembangunan di luar pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat Desa. Sedang “kebutuhan primer” adalah kebutuhan pangan, sandang, dan papan. “Pelayanan dasar” adalah antara lain pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Posting Terkait