Kasat Binmas Polres Trenggalek : Pemerintah, TNI, Kepolisian, Dan Ulama Harus Saling Bersinergi Mencegah Kemungkaran

97 views

Polres Trenggalek – Sangat komunikatif dan dialogis suasana silaturahmi Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Trenggalek dengan Dewan Pimpinan MUI Kecamatan Trenggalek bertempat di serambi Masjid Agung Baiturahman Trenggalek yang di selenggarakan oleh MUI kabupaten Trenggalek.  Kamis (23/11).

Betapa tidak acara yang di hadiri oleh Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono,S.H.,M.Hum., selaku perwira penghubung Polres Trenggalek berlangsung sangat ramai dengan beberapa sambutan, dan saran terkait pengentasan terorisme, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, serta tindakan lainnya yang tidak sesui dengan aqidah Islam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua MUI Kabupaten Trenggalek KH. Yusaq A.S, Kabag Kesra Kabupaten Trenggalek Dr. Abdul Shomad, M.Si, Danramil  0806 Trenggalek Kapten Rubonondo, Kepala KUA Kecamatan Trenggalek Rohmad Afif Al Anshori, S.Ag, Kasi Kesra Kecamatan Trenggalek Drs. Sugianto serta pengurus MUI Kecamatan Trenggalek.

Pada kesempatan tersebut  Kepala KUA Trenggalek Rohmad Afif Al Anshori, memberikan sambutan tentang perkembangan situasi sekarang ini banyak hal-hal yang menyimpang bermunculan di masyarakat. Penyimpangan yang terjadi seperti radikalisme, terorisme, dan lain-lain harus di luruskan.

“Kita harus kompak untuk menangkal bahaya – bahaya terorisme, radikalisme, penyalahgunaan narkoba dengan kegiatan memberikan penyuluhan untuk memberikan pemahaman dan mencegah terjadinya terorisme, radikalisme dan lain – lain”, ucapnya.

Kabag Kesra Kabupaten Trenggalek  Abdul Shomad berbicara tentang perlunya deteksi dini untuk mencegah perkembangan ajaran yang menyimpang. Dengan perkembangan Iptek sekarang ini harus diimbangi dengan peningkatan Imtaq. Adanya pergeseran nilai yang berkembang di masyarakat, hal yang dulu tabu dilakukan sekarang menjadi hal yang biasa.

“Indonesia darurat narkoba, kita harus menjaga keluarga dan lingkungan agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba”. pesannya.

Sementara Ketua MUI Kabupaten Trenggalek memberi keterangan bahwa MUI dibentuk untuk kesejahteraan rakyat. Pemerintah dan ulama harus bersinergi dalam pencegahan narkoba, perjudian, dan bentuk kejahatan lainnya. Situasi saat ini dengan maraknya aksi terorisme, radikalisme dan penyalahgunaan narkoba, sebagai tokoh agama kami berharap bisa menyampaikan ke santri dan lingkungannya agar selalu menjaga diri dari pengaruh faham yang tidak benar.

“Bahwa pemuda  Islam seharusnya wajib mengikuti jejaring positif, turut serta dalam bela Negara demi keutuhan NKRI .”, pesannya.

Di  tempat yang sama Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas Kepolisian dengan MUI dan Ulama yaitu amar ma’ruf nahi munkar. Oleh karenanya dibutuhkan kerjasama antara Umarok, Pemerintah, Kepolisian, dan TNI dalam membasmi kemunkaran. Di era sekarang ini banyak sekali tindakan yang tidak sesui dengan aqidah Islam.

“Mari kita antara Pemerintah, Kepolisian, TNI, Ulama saling bersinergi mencegah kemungkaran, terorisme radikalisme, kriminal ,dan penyalahgunaan narkoba”, ulasnya.

Forum Silaturohmi Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Trenggalek dengan Dewan Pimpinan MUI Kecamatan Trenggalek,  Muspika Trenggalek, dan para pengurus MUI Kecamatan Trenggalek bahwa semuanya sepakat harus adanya penanganan yang serius untuk mengentaskan terorisme, radikalisme, dan Narkoba di Kabupaten Trenggalek baik dengan pembinaan atau tindakan tegas dari pelaku. Dan tidak kalah pentingnya yakni kerjasama antara Pemerintah daerah dengan para tokoh agama dan tokoh pemuda di Kabupaten Trenggalek.  (dev).

 

Posting Terkait