Keluhan Warga Pengeringan Gabah Terpengaruh Cuaca

88 views

Polres Trenggalek – Anggota Patroli Polsek Kampak Polres Trenggalek Aiptu Sumani melaksanakan sambang ke desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek, serta membantu salah seorang warga yang kedapatan sedang menjemur gabah, Jum’at (01/12/2017).

Para petani di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek mencemaskan tanaman padi busuk seiring intesitas hujan semakin meningkat. Kendati hasil produksi pertanian mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingan musim panen lalu, tapi ancamam tidak optimalnya penyinaran matahari bisa menganggu harga jual.

Hujan terus menerus mengguyur wilayah Kecamatan Kampak Trenggalek sangat menganggu pengeringan gabah. Akibatnya tidak hanya busuk, tapi kini gabah yang tersimpan di rumah telah keluar kecambah, Padahal sebelumnya kata warga, petani Karangrejo sempat menikmati hasil produksi gabah kering kisaran Rp 660.000 per kuintal. Sementara harga gabah basah tembus kisaran Rp. 4.550 per kilogram atau sekitar Rp 450.000 per kuintal. Tapi harga tersebut kemungkinan kembali anjlok seiring minimnya penerangan.

Padahal untuk mendapatkan kualitas beras yang baik saat melakukan pengeringan yaitu karena kadar air gabah yang baru dipanen berkisar 20-22%, maka usaha untuk menurunkan kadar air gabah menjadi maksimum 14% sehingga gabah tidak akan mudah rusak pada waktu disimpan dan akan diperoleh mutu beras yang baik waktu digiling. Untuk mengurangi butir kuning, pengeringan segera setelah perontokan dan pembersihan. Tempat untuk menjemur gabah harus banyak menerima sinar matahari, bebas banjir, dan bebas dari gangguan binatang. Terlambat melakukan pengeringan akan menurunkan mutu beras yang dihasilkan. Serta  Waktu yang baik untuk penjemuran sekitar jam 07.00 sampai jam 16.00, pada saat itu intensitas cahaya matahari cukup tinggi, namun hal ini susah dilakukan dikarenakan cuaca yang tidak menentu dan kadang gerimis terjadi sejak pagi hingga sore hari.

Melihat warga yang kesulitan melakukan pengeringan gabah, dengan sigap Aiptu Sumani anggota Polsek Kampak Polres Trenggalek membantu meratakan gabah yang akan dijemur agar cukup mendapatkan sinar matahari sehingga cepat kering.

“Terima kasih pak Sumani atas bantuannya, meski tidak laku dijual setidaknya gabah gabah ini bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari, semoga kelak ada bantuan dari pemerintah untuk mesin pengering gabah bagi masyarakat” ujar warga.

Posting Terkait