Pendampingan Dana Desa, Kapolres dan Bupati Trenggalek Teken Kesepakatan Bersama

80 views

Polres Trenggalek – Kepolisian bersama dengan Pemkab Trenggalek menggelar MoU atau kesepakatan bersama terkait tentang pencegahan, pengawasan dan penanganan permasalahan dana desa. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. dan Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto, M.Sc. di pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Kamis (28/12)

Turut menyaksikan pula Dandim 0806 Trenggalek Letkol inf Dodik novianto, S. Sos,  Kajari Trenggalek Umaryadi, SH. MH., Ketua DPRD Trenggalek Samsul anam, pejabat utama Polres Trenggalek, kepala OPD, Muspika dan 3 pilar se-kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek dalam arahannya memaparkan bahwa perhatian pemerintah terhadap pembangunan desa sangat tinggi, terbukti dengan bertambahnya anggaran dana desa. jika tidak dikelola dengan baik dan prosedural maka akan membuka peluang terjadinya tindak pidana korupsi. Beberapa faktor pendorong terjadinya korupsi antara lain karena kebutuhan dan keserakahan. Sedangkan titik rawan pengelolaan dana desa berupa formalitas kegiatan dan laporan fiktif atau rekayasa.

“Peran Polri adalah melakukan pencegahan,  pengawasan dan penanganan permasalahan guna mewujudkan pengelolaan dana desa yang akuntabel. Muaranya adalah pembangunan yang berkesinambungan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.” Ungkap AKBP Didit

“Oleh karenanya, pemerintah desa harus bersinergi dengan semua pihak mulai dari pemkab,  polisi dan babinsa guna menciptakan pengelolaan dana desa yang baik” imbuhnya

Sementara itu, Bupati Emil menekankan pemerintah desa diminta tidak ragu-ragu memanfatkan dana desa untuk pembangunan. MoU merupakan bukti konsisten tegak lurus yang dilakukan oleh pemerintah baik dari pusat, provinsi hingga kabupaten dalam menjalankan progres pembangunan.

“Hendaknya kita saling bersinergi. Pemkab akan membantu dengan konsep bantuan keuangan desa yang bisa juga dimanfaatkan dalam pembangunan infrastruktur di desa” ujarnya

Selain acara pokok berupa penandatanganan MoU, para tamu undangan yang hadir khususnya 3 pilar mendapatkan tambahan materi dari kepolisian yang diwakili oleh Kasatreskrim tentang pencegahan tindak pidana korupsi dan Kadin Pemberdayaan Masyarakat Desa Joko wasono.

Posting Terkait