Penekanan Kapolsek Pule Dalam Mewujudkan Kepercayaan Masyarakat

87 views

Polres Trenggalek – Polri sebagai alat negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban juga sebagai penegak hukum, menjadi sorotan masyarakat dalam setiap tindakan yang diambil dan dilakukan dikalangan masyarakat. Dari situ perilaku sebagai personel Polri harus mencerminkan insan penegak hukum dan menghindari perbuatan yang menyimpang dari disiplin Polri maupun melakukan perbuatan yang menyalahi hukum publik.

 

Dalam penekanan apel pagi di mako polsek Pule Polres Trenggalek , ” anggota polsek pule jangan sampai ada yang melakukan tindakan penyakit masyarakat seperti adanya perjudian, kita harus bisa menjaga persepsi negatif masyararakat. Kita tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum, tapi bertepatan kita pada lokasi yang tidak seharusnya anggapan masyarakat akan beda, ” itu yang disampaikan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu suraji, SH, MH disaat mengambil apel, Kamis (30/11).

 

Selain itu, penekanan yang disampaikan menepis adanya informasi di wilayah lain masih adanya oknum anggota yang turut serta dalam permainan penyakit masyarakat atau yang menjadi beking kegiatan. Dalam mewujudkan citra Polri yang sudah berubah, harus dibarengi dengan tindakan yang positif dalam pelayanan di segala bidang kebutuhan masyarakat dan menjalankan hukum sesui dengan penerapanya.

 

Menurut yang disampaikan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH, MH salah satu kesatuan dari Polri yang menindak adanya pelanggaran intern korps adalah Propam, yang merupakan salah satu wadah organisasi Polri berbentuk divisi yang bertanggung jawab terhadap masalah pembinaan profesi dan pengamanan dilingkungan internal organisasi Polri.

 

Divisi Propam Polri sebagai salah satu unsur pelaksana staf khusus Polri di tingkat markas besar yang berada di bawah Kapolri.Tugas Propam secara umum adalah membina dan menyelenggarakan fungsi pertanggung jawaban profesi dan pengamanan internal termasuk penegakan disiplin dan ketertiban di lingkungan Polri dan pelayanan pengaduan masyarakat tentang adanya penyimpangan tindakan anggota / PNS Polri.

Posting Terkait