Saat Takziah, Kebiasaan ini Dilakukan Aiptu Mujiono

108 views

Polres Trenggalek – Sewaktu melaksanakan tugas piket penjagaan di Kepolisian diantaranya melaksanakan kegiatan rutin pengaturan ataupun patroli,  namun ketika mendengar kabar ada warga sekitar markas komando yang meninggal Polisi berpangkat Aiptu ini langsung bergegas untuk takziah.

Aiptu Mujiono namanya anggota Polsek Dongko Polres Trenggalek yang juga menjadi Pejabat sementara Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (P.S Kanit Binmas) ini jika mendengar kabar duka masyarakat sekitar meninggal dunia, selalu menyempatkan untuk ikut membantu merawat jenazah diantaranya mengkafani dan mengantarkan jenazah sampai ke pemakaman.

Seperti kali ini Sabtu 28/10/2017 saat Mbah Lamijo meninggal dunia, warga Rt 70/04 Dusun Blimbing Desa/Kecamatan Dongko tepatnya depan Makoramil 13 Dongko.
Tampak Aiptu Mujiono dan Sertu Amin Tohari anggota Koramil Dongko bersama petugas Puskesmas Dongko bahu membahu merawat (mengkafani) jenazah Mbah Lamijo.

Ditemui setelah pemakaman jenazah, Aiptu Mujiono menuturkan sebagai insan Polisi yang bertugas melayani masyarakat, mungkin selayaknya juga bisa melayani yang sudah meninggal,  tuturnya sambil tersenyum.
“ Selain itu soal merawat jenazah diantaranya memandikan, mengkafani sampai mengantarkan keliang kubur adalah urusan yang masih hidup, namun demikian kita semua juga pasti akan mengalami yang namanya meninggal dunia, maka dari itu kami dengan hati nurani ikhlas membantu merawat atau orang jawa bilang ngrukuni jenazah,” tukas Aiptu Mujiono.

Tak pelak Aiptu Mujiono ditempat tinggalnya juga dikenal sebagai Pak.Modin jenazah, karena kebiasaan yang dilakukan membantu merawat jenazah.

Dalam kesempatan terpisah Kapolsek Dongko AKP Tri Basuki,S.H., mengatakan kegiatan takziah itu adalah salah satu wujud Polisi Peduli Sesama (P2S) implementasi program Kapolres Trenggalek AKBP Donni Adityawarman,S.I.K.,M.Si, untuk mendekatkan empati dan kepedulian kepada masyarakat.
“Takziah dilakukan juga sebagai wujud rasa duka mendalam/belasungkawa terhadap warga masyarakat yang meninggal  sekaligus mendo’akan semoga diampuni segala kesalahan dan diterima amal kebaikannya oleh Tuhan Yang Maha Esa ( Allah Subhanahu Wata’ala) serta keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan dan keikhlasan.” Pungkas AKP Tri Basuki,S.H.

 

Posting Terkait