Warga Desa Karangsoko Kecamatan Trenggalek di Gegerkan Dengan Maling Ayam, Ini Kronologinya

56 views

Polres Trenggalek – Warga Desa Karangsoko Kec/Kab. Trenggalek dikejutkan dengan suara teriakan ada maling. Warga yang kemudian terbangun pun berhamburan ke luar rumah. Mereka bergabung dengan petugas Poskamling yang diketahui menangkap maling ayam itu.

Pelaku yang bernama Ateng (35) Warga  RT. 18 / RW. 04 Dusun Sukorejo Desa Karangsoko langsung ditangkap oleh petugas jaga Poskamling. Ia yang mencuri ayam milik Sudiro (55) warga RT. 25/ RW.06 dusun Sukorejo Desa Karangsoko. Pelakupun diarak warga menuju Poskamling dan kemudian diserahkan kepada petugas jaga Poskamling

Atas kejadian tersebut ketua Ketua RT setempat Sudarto menghubungi Kasun diteruskan kepada tiga pilar Desa Karangsoko melalui ponselnya. Tak lama kemudian, tiga pilar desa karangsoko, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa  datang ke lokasi Poskamling RT. 25 / RW. 06 untuk mengamankan situasi. Pelaku pencurian lantas dibawa ke Kantor Desa untuk proses lebih lanjut.

Di tempat tersebut Ateng mengaku, terpaksa mencuri ayam karena membutuhkan dana untuk membayar biaya sekolah anaknya. Mengetahui alasan tersebut, awalnya korban meminta lanjut ke pengadilan dan di penjara  namun akhirnya Sudiro selaku korban merasa iba dan meminta untuk membebaskan pelaku dari tindakan hukum dengan cara menandatangani surat kesepakatan bersama atau surat pernyataan yang disaksikan oleh pihak terkait.

Peristiwa tersebut diatas bukanlah kejadian yang sesungguhnya melainkan simulasi tindakan anggota jaga Poskamling saat terjadi pencurian maling ayam.

‘’Itu tadi simulasi penangkapan maling ayam dalam penilaian lomba Poskamling,’’ kata Bhabinkamtibmas Desa Karangsoko Kecamatan Trenggalek Bripka Devit Dwi Hendri S. Jum’at (15/12) malam.

Ia mengatakan, untuk masalah kecil seharusnya bisa diselesaiakan di tingkat desa. Pada simulasi kali ini si pencuri diampuni dan diminta menandatangani surat kesepakatan bersama.

Lebih lanjut kata Bripka Devit simulasi ini memang sengaja digelar pada situasi yang sesungguhnya agar anggota jaga Poskamling mengetahui dan mampu mengiplementasikan tehnik dan taktik pada saat jaga Poskamling.

“Agar atmosfer kejadian yang sebenarnya benar – benar tercipta, waktu pelaksanaan dibikin  semirip mungkin dengan kejadian yang sebenarnya”, ungkap Bripka Devit.

Bripka Devit juga  menambahkan simulasi lomba siskamling yang digelar oleh warga setempat bukan hanya menyuguhkan simulasi maling ayam tetapi juga pelaksanaan pada saat jaga Poskamling ,menerima tamu, patroli ronda, memberikan pertolongan pertama, penanganan saat menghadapi pidana maling ayam, cara membunyikan kentongan, cara mebawa tahanan (penjahat), mengamankan TKP dll.

“Simulasi ini sengaja dibikin satu cerita mulai dari apel kesiapan jaga Poskamling, cara patroli, cara menolong korban kecelakaan, sampai dihadapkan ketika terjadi pencurian, serta mendatangi dan mengamankan TKP maling ayam itu”, tambahnya.

Babinsa Desa Karangsoko Kecamatan Trenggalek Serda Agus Ubaidillah mengungkapkan bahwa sejak empat hari yang lalu pihaknya dengan Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan latihan simulasi siskamling bersama warga setempat dalam rangka menghadapi penilaian lomba Poskamling tingkat Kabupaten Trenggalek.

“Sudah beberapa hari yang lalu kami, beserta warga setempat dengan di bantu oleh perangkat desa menyiapkan segala kelengkapan seperti mengecat Poskamling maupun latihan simulasi. Harapan kami semoga Poskamling kami mendapatkan juara”, ujar Serda Agus Ubaidilah.

Kepala Desa Karangsoko, Slamet mengemukakan “ kami dan masyarakat sangat mendukung dengan adanya lomba Poskamling. Di desa Karangsoko di setiap RT terdapat Poskamling yang memang semuanya aktif dalam melaksanakan jaga Poskamling”, ujarnya.

Sementara Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H.M.Hum selaku penggagas lomba Poskamling mengatakan lomba Poskamling tingkat Kabupaten Trenggalek  yang dipraksarsainya sengaja digelar untuk mendorong semangat sistem keamanan lingkungan (siskamling) demi meningkatkan keamanan di wilayahnya sendiri. Karena pada dasarnya kemanan dan ketertiban masyarakat  adalah merupakan tanggung jawab bersama semua pihak. Dengan meningkatkan siskamling diharapkan dapat mendeteksi sejak dini masalah terkait kamtibmas serta mencegah tangkal terjadinya kejahatan, menumbuhkan kepedulian warga untuk ikut bersama – sama menciptakan rasa aman di wilayahnya.

“Bantuan serta peran serta masyarakat sangat di butuhkan dalam membantu tugas Polisi, salah satunya dengan pengamanan swakarsa siskamling”, ungkapnya.

Lanjut AKP Suyono lomba Poskamling diikuti oleh setiap Kecamatan mewakilkan satu Poskamling yang dilombakan. Untuk tim penilai gabungan dari Satbinmas Polres Trenggalek beserta Kodim dan Pemkab. Trenggalek. Selain melakukan penilaian, pihaknya juga juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan siskamling di setiap desa atau kelurahan pada saat penjurian.

“Kami menilai kondisi Poskamling, kemampuan petugas kamling, perlengkapan perorangan, termasuk dengan sarana pendukungnya”, jelas AKP Suyono. (dev).

Posting Terkait