Cegah Radikalisme dan Anti Pancasila, Bhabinkamtibmas Polres Trenggalek Dibekali Kemampuan DDS dan Deteksi Dini

92 views

Polres Trenggalek – Bertempat di aula Rupatama Polres Trenggalek Satbinmas Polres Trenggalek menggelar kegiatan anev dan optimalisasi giat door to door system (DDS) dalam rangka mengantisipasi penyebaran faham radikal dan ati Pancasila. Jumat (03/11).

Sebanyak selebihnya 94 anggota yang terdiri dai para Kanit Binmas dan para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Trenggalek dikumpulkan di aula Rupatama Polres Trenggalek untuk menerima pembekalan kepada para anggota Kepolisian yang mendapat tugas sebagai Bhabinkamtibmas di setiap Desa. Kepada mereka diberikan pembekalan optimalisasi giat door to door system.

Acara kegiatan ini dibuka langsung oleh Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H.,M.Hum dan juga turut mengundang Kasat Intelkam Polres Trenggalek AKP Katimun sebagai narasumber.

Dalam sambutannya Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono menyampaikan tujuan dari di gelarnya kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi karena Bhabinkamtibmas di tuntut memiliki semua kemampuan di bidang Kepolisian serta menyampaikan arahan mengenai peningkatan pelaksanaan kunjungan door to door, peningkatan kepekaan terhadap atau perkembangan dinamika situasi kamtibmas, pelaksanaan penyelesaian perselisihan maupun dinamika yang terjadi di masyarakat lainnya seperti potensi kerawanan munculnya paham radikalisme, dan anti Pancasila.

“Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan program DDS di masing masing desa binaannya, untuk melakukan pendataan dan deteksi dini pada tiap warga baik problematika yg dialami maupun potensi yang dimiliki oleh masing-masing warga dengan meningkatkan  pelaksanaan DDS”, ujarnya.

Hal tersebut di laksanakan dalam rangka untuk meningkatkan kinerja personil Bhabinkamtibmas jajaran Polres Trenggalek, untuk itu Kasat Binmas juga memberikan motivasi dan dorongan moril agar semua personel Bhabinkamtibmas berlomba-lomba meraih prestasi dalam pelaksanaan tugas.

“Sekarang ini sudah ada perhatian Presiden ataupun Kapolri terhadap para Bhabinkamtibmas, dengan memberikan reward kepada Bhabinkamtibmas yang berprestasi”, terangnya

Sementara itu Kasat Intelkam Polres Trenggalek AKP Katimun memaparkan bahwa  Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polisi di tengah masyarakat dalam melakukan deteksi dini terhadap embrio yang berpotensi terjadinya konflik sosial, radikalisme, dan anti Pancasila. Karena itu keberadaan Bhabinkamtibmas tersebut sangat penting. Sekecil apapun potensi kerawanan keamanan harus segera diantisipasi dan petugas Bhabinkamtibmas harus memiliki kemampuan tersebut. Maraknya kasus konflik sosial, paham radikalisme, kegiatan terorisme ampun anti Pancasila berawal dari desa. Karena itu, sangat dibutuhkan peran Bhabinkamtibmas untuk mendeteksinya agar dapat dilakukan pencegahan.

“Salah satu tugas pokok Bhabinkamtibmas adalah melakukan upaya pendeteksian dini. Untuk dapat melaksanakan deteksi dini, dengan meningkatkan pelaksanaan sambang kerumah warga.Selain itu anggota Bhabinkamtibmas perlu mempunyai kemampuan daya cegah, daya tangkap terhadap tumbuh kembangnya paham radikalisme atau terorisme amupun anti Pancasila yang ada di wilayah desa binaannya masing – masing dengan deteksi dini”, tutupnya.

Dirinya pun menerangkan bahwa untuk masalah radikalisme, dan anti Pancasila untuk di wilayah hukum Polres Trenggalek saat ini  dirinya belum menemukan hal itu.Tapi,ia tetap menghimbau kepada para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Trenggalek untuk selalu menangkal dengan melakukan deteksi dini guna cegah munculnya radikalisme, terorisme, amupun paham anti Pancasila. (dev).

Posting Terkait