Kapolsek Kampak Pimpin Tim Gabungan Bagikan Sembako pada Warga Terdampak PPKM

28 views

Polres Trenggalek – Tim gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP Kampak, tadi malam melaksanakan patroli skala besar sembari membagikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 serta PPKM Level 3 di wilayah Kecamatan Kampak. Jum’at (23/07).

Kegiatan pendistribusian bantuan sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kampak Iptu Andi Salbi, Amd.Kep., S.H., Kasi Trantib Kecamatan Kampak Drs. Ribut Maulani, anggota Koramil Kampak Serda Winardi dan Koptu Totok Y.H., Ps. Kanit Sabhara Polsek Kampak Aiptu Sujarmin, dan anggota Polsek Kampak Bripka Puguh Riyanto, S.H.

Mulai pukul 20.30 WIB tim gabungan yang terdiri dari Muspika Kampak bersama anggota TNI-Polri dan Satpol PP ini berangkat dari Polsek Kampak untuk membagikan bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19 di wilayah Kecamatan Kampak.

Bansos dibagikan kepada masyarakat ini berupa beras dengan berat 5 kilogram. Bansos tersebut ditargetkan untuk diberikan kepada para pelaku usaha seperti pemilik warung kopi maupun pedagang kaki lima di wilayah Kecamatan Kampak yang terdampak Covid-19 dan penetapan PPKM Level 3 di Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Kampak Iptu Andi, pada Jum’at malam kemarin ada 7 paket sembako yang telah didistribusikan kepada warga Kampak yang terdiri dari 2 penjual nasi goreng, dan 5 pemilik warung kopi dan nasi yang berjualan di sekitar terminal Colt dan di wilayah Desa Bendoagung Kampak.

“Tadi malam kami telah mendistribusikan 7 paket bantuan beras untuk 7 pelaku usaha, baik pemilik warkop maupun penjual nasi goreng di sekitar terminal colt dan di wilayah Desa Bendoagung. Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat untuk warga yang menerima,” kata Iptu Andi.

Usai membagikan bantuan paket sembako, petugas juga mengimbau agar pemilik warung untuk tidak berjualan hingga larut malam selama dalam masa PPKM Level 3 di Kabupaten Trenggalek.

“Setelah kita berikan sembako ini, kami imbau para pemilik untuk menutup warung kopi maupun warung makanannya karena sudah larut malam. Ini untuk mencegah warung-warung tersebut menjadi tempat-tempat orang berkumpul pada saat situasi masih PPKM Level 3,” imbau Iptu Andi.

polres trenggalek Trenggalek

Posting Terkait