Polres Trenggalek Bangun Jembatan Merah Putih Presisi Penggerak Ekonomi Desa

oleh -48 Dilihat


TRENGGALEK – Jembatan merah Putih Presisi penghubung antar desa yang berada di Dusun Kojan, Desa Jombok, Kecamatan Pule, Trenggalek resmi dibuka untuk masyarakat luas.

Seremonial peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatangan prasasti oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Trenggalek Ny. Titik Ridwan, Selasa, (2/6/26).

Hadir pula dalam peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Polres Trenggalek tersebut Kepala Dinas PURP Trenggalek, Forkopimca dan tiga pilar desa setempat.

Pembangunan jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan inisasi dari jajaran Polres Trenggalek Polda Jatim berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa setempat.

“Jembatan Merah Putih Presisi ini untuk membantu aksesbilitas dan mobilitas warga sehingga bisa turut menggerakkan roda ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,”ujar AKBP Ridwan saat peresmian jembatan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut aktif membantu sehingga pembangunan jembatan Merah Putih Presisi ini bisa rampung tepat waktu dan bisa dimanfaatkan masyarakat.

AKBP Ridwan menerangkan, penamaan jembatan Merah Putih ini bukan tanpa sebab melainkan memiliki nilai filosofi yang tinggi.

Disamping sebagai warna bendera nasional, Merah Putih juga melambangkan nilai persatuan dan kesatuan.

“Jadi di tempat ini, kita berharap antar warga bisa bersatu dan terhubung satu sama lain. Jembatan ini memudahkan kita semua untuk bisa bersilaturahmi, bisa bergotong royong, maupun mempermudah kegiatan ekonomi,” tutur AKBP Ridwan.

Pihaknya juga meminta kepada warga untuk merawat jembatan tersebut dengan baik agar tetap bisa membawa manfaat besar baik aspek ekonomi maupun sosial dan tentunya memperpanjang usia pakai.

Sementara itu Kepala Desa Jombok,Nursalim menuturkan, sebelum jembatan ini berdiri, warga setempat harus berjalan memutar cukup jauh.

Namun dengan Jembatan Merah Putih Presisi yang dibangun Polres Trenggalek, sekarang bisa memangkas jarak tempuh hingga 4 kilometer dan menghemat waktu perjalanan kurang lebih 20 menit.

“Kami mewakili masyarakat dusun Kojan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Trenggalek yang telah menginisiasi pembangunan jembatan Merah Putih Presisi ini,” ungkap Nursalim.

Untuk diketahui, dimensi panjang jembatan itu sendiri adalah 10 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 3,5 meter dengan bentang sungai selebar 5 meter.

Pembangunan jembatan ini menelan biaya kurang lebih Rp. 45 juta yang berasal dari kemitraan bantuan Polres Trenggalek dan swadaya masyarakat. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.